Risiko bayi yang dilahirkan caesar

Menurut para ilmuwan, bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar akan kehilangan bakteri usus pelindung yang dapat membantu mencegah sejumlah gangguan, seperti asma dan alergi, pada masa kanak-kanak dan dewasa.

bayi caesar berisiko asma dan alergi

Perbedaan signifikan dalam bakteri usus ini ditemukan saat melakukan perbandingan antara bayi yang lahir melalui operasi dan yang alami. Para peneliti juga mengatakan bahwa temuan ini tampaknya akan meningkatkan kekhawatiran tentang efek potensial seumur hidup bayi seiring terjadinya peningkatan operasi caesar.

Meski penyebab pasti belum diketahui, bayi caesar diketahui bisa kehilangan perubahan fisiologis yang terjadi selama persalinan, termasuk paparan bakteri yang diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk berkembang.

Untuk studi ini, para peneliti mempelajari data sebanyak 24 bayi sehat, sebagai bagian dari penelitian Canadian Healthy Infant Longitudinal Development di Kanada, sekaligus mewakili 25 persen bayi di Kanada yang dilahirkan oleh caesar dan 42 bayi yang diberikan ASI eksklusif hingga usia 4 bulan.

Para ilmuwan menggunakan teknik DNA baru untuk menemukan komposisi bakteri usus pada bayi, yakni suatu teknik yang mampu mendeteksi hampir semua bakteri.

“Bayi yang lahir dengan persalinan caesar akan mengalami peningkatan risiko asma, obesitas, dan diabetes tipe 1. Namun menyusui dengan ASI bisa melindungi bayi terhadap risiko penyakit-penyakit tersebut,” tulis laporan penelitian, seperti dikutip Zeenews.com. (jay)

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Canadian Medical Association Journal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s