Penderitaan Palestina Ternyata Hanyalah Propaganda

Pasti pada tau konflik Palestina – Israel kan!!! konflik yang tidak pernah selesai karena masing-masing mengklaim bahwa merekalah yang berhak menempati tanah di pesisir laut mediterania tersebut. Yang kita tahu selama ini Israel adalah pihak yang jahat, penjajah dan kejam. Tahukah anda bahwa itu tidak sepenuhnya benar, dan pihak sayap militer palestina pun sama kejamnya dengan israel.

Disini gw akan memberikan penjelasan didasari dengan sumber-sumber yang kuat, dan benar-benar terjadi.

ASAL MUASAL KONFLIK

sebetulnya klo dilihat dari konteksnya, pendirian israel bukan didasari invasi dengan merebut tanah palestina, tapi semua itu dimulai dengan deklarasi balfour sampai dgn british mandate of palestine, dimana disitu inggris memiliki peran besar.

Di lain pihak, sampai didirikannya israel state thn 1948, tidak ada yg namanya bangsa palestina ataupun negara palestina, yg ada adalah bangsa/masyarakat arab yg mendiami wilayah palestina. Karena sebelumnya wilayah palestina merupakan daerah kekuasaan turki usmani (ottoman) yg kemudian diambil alih secara damai oleh inggris setelah perang dunia I. Melalui

Treaty of Sevres thn 1920, selengkapnya :

http://en.wikipedia.org/wiki/Treaty_of_S%C3%A8vres

perjanjian damai tersebut merupakan pembatasan kekuatan militer dan pengambil-alihan beberapa wilayah Turki Usmani sebagai konsekuensi dimana Turki Usmani sebagai pihak yg kalah dalam Perang Dunia I. Hasil dr treaty tsb mengenai wilayah Turki usmani adalah :
1. Berdirinya Kingdom of Hejaz, wilayah yg mencakup Makkah & Madinah yg merdeka dari Turki Usmani.
2. Berdirinya negara Armenia
3. Perancis mendapatkan Syria, dan Southern Anatolia
4.Yunani mendapatkan Smyrna
5. Italia mendapatkan Dodecanese Islands
6. Kurdistan akan segera diadakan referendum
7. British mandate of Iraq (inggris menguasai & memerintah iraq)
8. British mandate of Palestine (inggris menguasai & memerintah palestina)
dll…

Jadi, selama kurun waktu 1917 – 1948, wilayah palestina merupakan daerah kekuasaan dan otorisasi pemerintahan inggris.

disinilah akar permasalahannya :

“The Mandate permitted the Jewish Agency to oversee Jewish immigration into Palestine and land purchases from the local Arabs. The Jewish Agency soon operated as an arm of the Zionist leadership”

mandat tersebut mengizinkan imigran yahudi untuk membeli tanah dari penduduk lokal (arab), dimana hal tersebut makin memperkuat pengaruh orang2 yahudi di palestina.

Disinilah permulaan konflik yg berkepanjangan sampai saat ini.

sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Israel
http://en.wikipedia.org/wiki/Balfour…ration_of_1917
http://en.wikipedia.org/wiki/Treaty_of_S%C3%A8vres
http://en.wikipedia.org/wiki/British…e_of_Palestine

KENAPA PALESTINA TIDAK DIAKUI PBB

Karena Palestina tidak bisa memenuhi persyaratan sebagaimana termuat dalam konvensi Montevideo thn 1933
http://en.wikipedia.org/wiki/Montevideo_Convention

1. Populasi permanen = tidak jelas
2. Wilayah yang tetap = tidak jelas
3. Pemerintahan yang tetap = tidak ada, karena masih terjadi saling klaim antara Hamas & Fatah
4. Kemampuan bisa melakukan hubungan internasional dengan negara lain = Tidak Bisa
5. Pengakuan dari Big Five, Lima Anggota tetap dewan keamanan PBB

Sejauh palestnia gak dianggap memiliki hak dan kewajiban yang utuh dr segi hukum International, maka Palestina gak akan dianggap sebagai suatu entitas negara.

PROPAGANDA PALESTINA (Laporan Resmi Intel Indonesia)

Perlu diketahui yang menguasai Palestina sekarang adalah Hamas di Jalur Gaza, dan Fatah di Tepi Barat. Masing2 dari mereka memiliki kelompok perlawanan radikal yg dinamakan Warlord. Warlord2 ini secara tidak langsung memiliki kekuasaan atas wilayah dan rakyat palestina. Mereka juga sering melakukan Propaganda melalui Media2 disana yg memuat kekejaman tentara israel dan penderitaan rakyat palestina. Namun tahukan anda mereka juga sama kejamnya, berikut beberapa faktanya :

– Merekrut anak-anak untuk ikut berperang
– Merekrut wanita dan anak-anak untuk menjadi pasukan pembom bunuh diri
– Menggunakan manusia sebagai tameng hidup untuk mendapatkan simpati dan dukungan masyarakat muslim dunia.

Hal ini pernah diungkap oleh mantan ketua Operasi Khusus (Opsus) yang bernama Pitut Suharto dan seorang analis perang gerilya yang bernama SN Suwisma di Metro Files.

Tahun 1972 Pitut Suharto pernah ditugaskan oleh kepala BIN saat itu Sutopo Yuwono untuk membantu melatih militan Palestina tentang pengetahuan perang gerilya dan total war (di Indonesia disebut Perang Rakyat Semesta) .

Tapi sampai disana justru keadaan yang mereka lihat berkata lain.
Militan Palestina sengaja memakai manusia sebagai tameng hidup untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat Internasional. (sungguh suatu taktik gerilya yang keji yang sangat berbeda dengan taktik gerilya Indonesia)

Terowongan2 militan di jalur Gaza juga demikian.
Hamas selalu berdalih bahwa terowongan tsb untuk menyelundupkan susu dan bahan makanan lain ke Palestina.

Pitut Suharato berkata bahwa terowongan tsb bukannya digunakan untuk kepentingan rakyat Palestina tapi justru digunakan untuk kepentingan pihak2 yang berkuasa saat itu.

Jika saat itu yang berkuasa PLO,, maka PLO yang menggunakan terowongan2 tsb untuk kepentingan mereka. Jika sekarang hamas yang berkuasa maka hamas yang menggunakan terowongan2 tsb untuk kepentingan mereka.

Penilaian mantan orang2 yang pernah terlibat Opsus tentang akar masalah Palestina adalah kegagalan sistem ekonomi mereka dari awal akibat watak dan sifat malas orang Arab.

Berbeda dengan Yahudi disitu yang langsung membangun ekonomi mereka.

Karena tidak adanya sumber ekonomi inilah akhirnya mereka hidup hanya mengandalkan bantuan Internasional.
Oleh karena itu harus ada “masalah” yang diperjuangkan (akibatnya mereka menciptakan pertikaian dengan Israel)

Mereka menginginkan bantuan Internasional sesuai schedule waktu yang mereka butuhkan.

Klo bantuan Internasional sudah terpenuhi maka mereka akan meminta gencatan senjata dengan Israel dengan batas waktu tertentu (tergantung hasil perhitungan mereka).
Dan jika habis maka mereka akan menciptakan masalah kembali dengan Israel (dengan melontarkan serangan) supaya Israel membalas dan terjadi insiden dan terus berputar seperti ini.

Pesan  :

– Jangan mudah terhasut dan terpengaruh oleh Propaganda2 yg belum jelas.
– Buka mata dan telinga, gali informasi sedalam mungkin, baru berpendapat
– Jangan lihat suatu konflik hanya dari satu sisi, tapi juga dari sisi yang lain

“Konflik Palestina & Israel adalah murni Konflik Politik dan Kepentingan, Bukan Konflik Agama”.

Iklan

One thought on “Penderitaan Palestina Ternyata Hanyalah Propaganda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s