Susahnya Jadi Seorang Pesulap

Susahnya Jadi Pesulap

Menurut Wikipedia sih sulap itu adalah seni pertunjukan yang udah terkenal dari jaman dulu banget, jaman mesir kuno gitu. Seiring dengan berkembangnya jaman, banyak genre-genre sulap baru yang bermunculan. Mulai dari scientific magic yang mengandalkan reaksi-reaksi kimia dan fisika, sulap ilusi, dan mentalism yang mulai beken tahun 2000an. Walaupun industri persulapan udah banyak berubah, ada satu hal yang nggak pernah berubah dari masa ke masa;

Penonton rese. Dari jaman dulu ampe sekarang, pasti ada aja penonton rese. Ada beberapa jenis nih penonton rese yang tentunya membuat hidup pesulap menjadi sulit. Misalnya nih:

1. “Halah, Pasti Gini Terus Gitu…”

Setelah sang pesulap menyelesaikan sebuah trik, selain tepuk tangan, penonton yang sangat yakin bahwa dia mengetahui rahasia dari trik yang baru saja diperagakan juga merupakan salah satu reaksi paling standard. MBDC mengklasifikasikan penonton kayak gini sebagai penonton sotoy.

Kenapa reaksi ini ngeselin banget? Ada dua alasan. Yang pertama adalah reaksi kayak gini tuh nunjukin kalau penonton tadi tuh nggak menikmati pertunjukkan, tapi sibuk menganalisa trik dari si pesulap. Yang kedua adalah, bisa aja tebakan si penonton sotoy ini bener, dan trik yang terbongkar adalah mimpi buruk setiap pesukap.

Eh ‘trik yang terbongkar’ cocok nggak jadi judul sinetron?

2. “Eh…Tadi Kartunya Apaan Ya?”

Untuk menggambarkan keresean penonton yang satu ini, MBDC akan menggunakan sebuah ilustrasi.

Jadi ceritanya si Doni disuruh milih kartu secara acak oleh sang pesulap, Doni mengambil sebuah kartu dan memberi tanda pada sisi depan kartu tersebut. Dengan sigap sang pesulap membakar kartu Doni dan kemudian sang pesulap segera membuka celana, boker ditempat dan WOW! Ternyata kartu pilihan Doni lengkap dengan tanda yang diberikan oleh Doni keluar dari pantat sang pesulap. Sang pesulap pun mengambil kartu tersebut dan dengan bangga menunjukkan kartu tersebut ke Doni.

Pesulap: “Ini kan kartu kamu? Hahahahahahaha akulah pesulap terhebat di dunia!”

Doni: “Eh.. Tadi kartunya apaan ya..”

MBDC mengklasifikasikan penonton kayak gini sebagai penonton bego.

3. “Ah…Udah Pernah Nih…”

Ada juga jenis penonton yang ngomong “Ah, udah pernah liat nih yang ginian” keras-keras ke sang pesulap. Mending kalo si penonton rese ngomong kalimat itu ketika triknya udah selesai, kadang-kadang si pesulap baru ngeluarin properti aja udah ada yang nyaut “ah, udah tau nih gue!!!”

Penonton yang sering menyuarakan protes-protes seperti ini MBDC klasifikasikan sebagai penonton yang kebanyakan nonton pertunjukan sulap.

Copyright Mbdc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s