Pengertian Downloadable Content (DLC) pada Game

“Ayo Beli DLC!” demikian diucapkan oleh para game publisher yang telah mengeluarkan DLC untuk game terbaru mereka. Tapi sebelumnya, mari kita teliti apa itu sebenarnya Downloadable Content (DLC).

DLC adalah konten tambahan untuk sebuah video game. Ada berbagai macam tambahan konten yang bisa menjadi DLC, di antaranya adalah kostum tambahan, senjata tambahan, karakter tambahan, atau bahkan cerita tambahan. Secara garis besar, tujuan dari DLC adalah untuk memperpanjang umur sebuah game yang sudah kurang diminati oleh para gamer.


Jaman dulu bernama Expansion Pack

Waktu jaman tahun 80-90’an dulu, aktivitas online belum semarak sekarang ini. Tidak ada yang namanya DLC, namun para pengembang game mengeluarkan yang namanya “Expansion Pack”, sebagai contoh, game Wing Commander mendapatkan sebuah expansion pack yaitu Wing Commander: The Secret Mission.

Seiring dengan perkembangan jaman, expansion pack sudah semakin menghilang dan digantikan dengan DLC yang biasanya dijual langsung secara online oleh para pengembang game. Sayangnya, banyak pengembang game yang menyalahgunakan fitur DLC tersebut dan mengambil keputusan [Renegade] dalam mengeluarkan DLC. Apa pendapat kalian mengenai DLC di hari pertama sebuah game dirilis?

Seharusnya sebuah game memiliki umur paling tidak setengah tahun, sebelum akhirnya ada DLC untuk memperpanjang umur game tersebut. Itulah keputusan seorang pengembang game yang [Paragon].

Apakah ini salah pengembang game? Tidak juga. Sebagaimana layaknya pasar, di mana ada demand, maka ada yang menyediakan. DLC adalah sebuah pasar yang sangat empuk untuk digunakan oleh pengembang dalam meraup uang sebanyak-banyaknya dari para gamer.


“Saya minta Lightning jadi karakter DLC”

Setiap ada game baru, pasti ada saja fans yang tidak puas dengan keadaan game tersebut, dan meminta DLC untuk konten yang dia inginkan. Sebagai contoh, pada game Final Fantasy XIII-2, pasti ada yang meminta DLC untuk karakter favorit mereka dari Final Fantasy XIII untuk hadir di game tersebut. Kalian minta DLC, mereka berikan DLC!

Jadi hadirnya DLC ini kembali lagi kepada para gamer: Toh, kita juga yang meminta DLC, maka kitalah juga yang menuai DLC. Pengembang game hanya memanfaatkan demam DLC tersebut untuk keuntungan sendiri. “Gamer kan suka DLC, bagaimana kalau karakter yang ada kita lenyapkan dulu, baru kemudian kita berikan DLC-nya … di hari pertama? Pasti untungnya besar sekali… hehehe.”


VS Mode Resident Evil 5, katanya sengaja ‘dilenyapkan’ dari disc lalu dijual sebagai DLC

Analogi tersebut mirip dengan penjual yang mengobral barangnya dengan cara menaikkan harga barang tersebut dua kali lipat, kemudian menempelkan pengumuman “DISCOUNT 50%” besar-besar. Bayangkan, game seharga $60 harus ditambah dengan berbagai macam DLC yang kalau ditotal mungkin bisa mencapai $100 harganya. Keuntungan berlipat ganda bukan?

Yah, namanya juga taktik dagang. Yang satu dengan sengaja menaikkan harga baru kemudian memberikan diskon, sementara yang satu lagi dengan sengaja menghilangkan konten game agar dapat memeras uang lebih banyak dari para gamer. Untungnya saya pribadi tidak suka yang namanya DLC, kecuali gratis tentunya.


Jangan dukung DLC yang memeras para gamer

Kalau mau menghilangkan praktek seperti ini, suarakan pendapat kalian dengan memboikot DLC yang disebut-sebut sebagai “Disc Locked Content” tersebut, atau malah jangan membeli gamenya sama sekali. Sayangnya hal ini tidak akan terjadi karena pasti ada saja orang kaya yang mau membeli game secara full + berbagai DLC-nya sampai total pembelian mencapai lebih dari $100. (ZBT)

One thought on “Pengertian Downloadable Content (DLC) pada Game

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s