Pengertian, Harga dan Cara Kerja Modem Super Cepat BOLT

Internet di Indonesia boleh dibilang cukup tertinggal, bahkan jika dibanding dengan beberapa negara tetangga. Saat ini untuk layanan data mobile kebanyakan masih berkutat pada 3G dan 3,5G (HSDPA). Nah, beberapa waktu lalu ada secercah harapan, PT Internux bekerjasama dengan Mitsui & Co telah secara resmi menghadirkan layanan data 4G LTE dengan memperkenalkan BOLT! Super 4G LTE (selanjutnya kita sebut Bolt saja). Anda dapat menikmati layanan 4G LTE ini melalui beberapa perangkat, salah satunya 4G Mobile Wifi yang dijual seharga Rp299.000, lengkap dengan paket perdana prabayar. Perangkat Mobile WiFi ini sendiri dapat terhubung dengan 8 perangkat sekaligus seperti smartphone, laptop, tablet dan PC.
.
Paket Penjualan:

  • Charger+kabel data
  • Kartu Perdana
  • Panduan Pengguna

 


.
.
Impresi Desain dan Material, Layar Indikator
Ukuran modem Mobile WiFi ini kira-kira seukuran smartphone berlayar 3 inci, serta memiliki ketebalan di atas rata-rata smartphone jaman sekarang. Memang cukup terasa jika dikantongi, namun mengingat modem ini membawa baterai cukup besar, 2300mAh, hal ini jadi terasa wajar. Desainnya cukup modern, dengan sentuhan warna putih dan bodi melengkung pada bagian depan dan belakang. Sekilas modem ini terlihat seperti iPod versi awal-awal.

 

 

 

Modem Mobile WiFi Bolt 4G LTE Review Gallery

.
Bagian depan modem ini terdiri dari indikator LED, tombol daya dan tombol WPS. Sementara di balik kover belakang yang bisa dibuka dengan mudah, ada slot kartu SIM, tombol reset dan slot kartu Micro SD. Untuk mengisi daya tidak usah repot-repot, karena modem ini menggunakan micro USB yang telah amat universal.

 


.
Layar modem ini bisa dibilang hanya indikator saja, dengan lampu LED tunggal untuk masing-masing menunjukkan kekuatan jaringan, WiFi dan indikator baterai. Karena lampu LED untuk masing-masing indikator sangat terbatas, maka tidak heran jika untuk awalnya pengguna akan bingung melihat indikator tersebut.

 


.
Untuk jaringan, ada tiga warna yang menampilkan kekuatan sinyal, yaitu merah, hijau dan biru. Lebih lengkapnya:

  • Tanda merah penuh: tidak ada sinyal
  • Tanda hijau penuh: jaringan 2G/3G
  • Tanda hijau berkedip: sedang transfer data pada jaringan 2G/3G
  • Tanda biru penuh: jaringan 4G
  • Tanda biru berkedip: sedang transfer data pada jaringan 4G

.
Sementara untuk Wifi:

  • Tanda biru penuh: WPS aktif
  • Tanda biru berkedip: WiFi aktif
  • lampu LED mati: Wifi mati, atau sedang dalam modus stand-by

.
Indikator baterai:

  • Tanda merah penuh atau berkedip: baterai lemah
  • Tanda hijau berkedip: baterai sedang diisi
  • Tanda hijau penuh: baterai terisi sedang atau penuh
  • Lampu LED mati: mode standby dan tidak dalam pengisian

.
Koneksi dan Kemudahan Penggunaan
Ada dua cara untuk terhubung ke internet melalui modem ini, yakni koneksi internet dengan kabel USB dan koneksi internet dengan WiFi. Untuk koneksi dengan kabel USB, cukup mudah, Anda hanya perlu mencolokkan modem ke PC, lalu sistem operasi akan mendeteksi perangkat baru dan menyelesaikan instalasi secara otomatis. Sementara untuk koneksi menggunakan WiFi, caranya sama dengan mengkoneksikan PC Anda dengan hotspot yang menggunakan SSID. Untuk password yang diperlukan untuk menghubungkan PC atau perangkat mobile Anda dengan modem WiFi, secara default password-nya tertera di balik kover belakang modem (tidak perlu membuka baterai). Secara keseluruhan, menggunakan modem WiFi ini cukup mudah dan tidak meribetkan pengguna.

 

HARGA PAKET

Hadirnya Bolt 4G dari PT Internux benar-benar membuat publik tersentak. Layanan LTE di Indonesia ternyata diperkenalkan pertama kali ke publik oleh layanan penyedia Internet, bukan oleh layanan seluler, meskipun beberapa operator seluler sudah melakukan uji coba LTE saat Konferensi APEC di Bali lalu. Janji kecepatan downstream hingga 72 Mbps tentu merupakan ide segar di tengah lambatnya pertumbuhan kecepatan Internet negara kita dibanding negara-negara tetangga.

Meskipun jangkauan/lisensi Bolt 4G hanya untuk kawasan Jabodetabek, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang tak sabar dengan mitos LTE yang telah beredar secara global setidaknya dua tahun terakhir. Secara riil, kecepatan yang bisa diperoleh mencapai angka 20-70an Mbps dan itu jauh lebih tinggi dari apa yang biasa ditawarkan oleh ISP maupun operator seluler selama ini.

Memanfaatkan frekuensi 2300 MHz, Bolt 4G menggunakan teknologi TD-LTE/LTE-TDD yang dikembangkan bekerja sama dengan Huawei. Karena teknologi ini sudah diimplementasikan di Cina, tak heran jika perangkat yang siap, dari radio hingga modem-nya dipasok oleh perusahaan dari negeri Tirai Bambu tersebut. Untuk pemasarannya, Internux menggandeng First Media sebagai partner.

Di acara peluncurannya, Bolt 4G hanya mengungkapkan tentang satu skema harga prabayar, di mana harga perangkat mobile router-nya berharga Rp 299.000 dan sudah termasuk paket berkuota 8 GB senilai Rp 25.000. Meskipun situs Bolt 4G belum menginformasikan detil harganya, kami berhasil memperoleh informasi paket lengkap yang ditawarkan, baik untuk paket prabayar maupun paket pascabayar.

Secara umum ada empat perangkat yang ditawarkan oleh Bolt 4G. Tersedia dua macam mobile router, yaitu menggunakan perangkat ZTE dan Huawei. Keduanya bisa untuk berbagi dengan 8 perangkat. Di skema prabayar kedua mobile router ini bisa digunakan dengan membayar Rp 299.000. Berikutnya adalah paket USB Modem ZTE yang hanya bisa digunakan dengan satu komputer. Harganya adalah Rp 199.000. Terakhir adalah paket Home Router ZTE yang bisa digunakan untuk berbagi dengan 32 perangkat. Harganya lebih mahal ketimbang paket yang lain, yaitu Rp 1.199.000.

Soal kuota prabayar, tersedia lima paket yang bisa dibeli langsung melalui situs Bolt 4G. Nominalnya adalah Rp 25.000 dengan kuota 2 GB dan masa aktif 30 hari, Rp 50.000 dengan kuota 5 GB dan masa aktif 30 hari, Rp 100.000 dengan kuota 12 GB dan masa aktif 30 hari, Rp 150.000 dengan kuota 20 GB dan masa aktif 60 hari serta Rp 200.000 dengan kuota 30 GB dan masa aktif 60 hari.

Skema berikutnya adalah untuk pascabayar. Biaya untuk semua perangkat di skema pascabayar dipukul rata Rp 149 ribu per bulan dengan Unlimited Quota dan FUP 20 GB. Meskipun terlihat lebih murah, pengguna harus terikat kontrak untuk penggunaan minimal 12 bulan. Tidak diinformasikan tentang kecepatan yang bakal diberikan jika kuota telah melebihi 20 GB per bulannya. Pembayaran skema pascabayar juga bisa dilakukan secara langsung di situs Bolt 4G.

Meskipun di peta jangkauan layanan Bolt 4G mencakup hampir semua kawasan Jabodetabek, fakta bahwa saat peluncuran Bolt 4G hanya menggunakan 1500 BTS mengindikasikan bahwa jangkauan awalnya belum seluas yang diharapkan. Kawasan jangkauannya akan berangsur-angsur bertambah seiring dengan rencana penambahan penggunaan BTS hingga 3500 di tahun 2015.

Dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk berlangganan Internet dengan ISP dan layanan seluler, harga yang ditawarkan oleh Bolt 4G jelas sangat bersaing. Apalagi jika benar bahwa janji kecepatan hingga 72 Mbps bisa dipenuhi untuk kawasan yang padat pengguna sekalipun. Semoga mitos LTE di Indonesia akhirnya benar-benar bisa dipatahkan dan peluncuran Bolt 4G bakal diikuti oleh ketersediaan layanan Internet berkecepatan (sangat) tinggi di daerah lain di Indonesia.

16 thoughts on “Pengertian, Harga dan Cara Kerja Modem Super Cepat BOLT

  1. Sangat membantu mas bro infonya walaupun udah setahun yg lewat, tp tetap membantu banget.
    Gw kemarin 23 09 15 beli bolt karena modem smartfren yg udh lapuk dipake selama 3 tahun (mungkin jaringannya jg udah lapuk) udah gk bisa diharpkan lagi. Waktu aktifkan wi fi Bolt nya eduuun… muantap banget larinya… windows langsung terupdate, aplikasi android smartphone pun langsung terupdate.
    mudah2n Bolt bisa menjaga bahkan meningkatkn lagi jaringan dan jg bisa memperluas ke seluruh area negeri tercinta ini.
    Bolt pantes menyandang ‘Always On’

    • Saya malah baru pake CDMA sebelumnya pake GSM yang spek 150Mbps bukan MBps dan 4g-lte dengan settingan supaya windows tambah cepat, mungkin karena layanan 4G-LTE belum jadi hanya dapet 2g memang alat canggih tapi layanan mungkin belum sampe MBps-Mbps baru kbps, mungkin karena baru pake CDMA dan alat baru pengguna sedikit terasa lebih cepat saat browsing waktu pake GSM pake puter kiri abu2 8-10X baru kanan biru 15-10X kalo CDMA langsung puter kanan biru 3-4X ini cuma pengalaman mungkin tempat lain beda tgt ISP stealth gratis ato fastpremium berbayar pasti lebih cepat krn bayar, cuma beli pket int CDMA sulit cuma bisa isi pulsa nanti otomatis jadi data

  2. mau nanya,
    modem saya biasanya biasa” saja tapi entah kenapa ketika saya mau menghidupinnya ternyata no service tertulis di monitor, saya bingung soalnya ngak pernah seperti itu kemudian saya reset, tetap aja no sevice. tolong adakah cara yang bisa mengembalikan model bolt saya tersebut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s