Orang Indonesia yang Pernah Masuk Cover TIME

Sejak majalah time terbit tahun 1923, Indonesia hanya menghiasi berita TIME dengan kekacauan, perseteruan, peperangan, bencana atau kemiskinan dalam edisi internasional. Itu pun hanya 3 kali tokoh Indonesia yang menghiasi sampul depannya dalam edisi internasional. Soekarno (1949 dan 1958) dan Suharto (1966). Artinya sampul depan itu dilihat oleh pembaca seluruh dunia.

 

Soekarno edisi 23 Desember 1946
Cover itu menampilkan wajah Soekarno ketika sedang berpidato, ia berpeci hitam dan guratan gambar wajahnya begitu khas. Kuat serta berwibawa. Di belakang gambar Bung karno, tampak bendera Merah Putih tengah berkibar lengkap dengan tangan-tangan sedang yang dikepal.
Pada catatan cover yang ditulis oleh Robert Sherood itu, Soekarno digambarkan seorang pria Indonesia dengan tinggi badan 5 ft 8 in. Berwajah tampan dan pandai berpidato. Ia juga mendapat julukan si Kamus Indonesia. Topik yang diangkat majalah Time ini selain mengungkap sosok Soekarno, juga mengulas tentang situasi Indonesia saat itu.

soekarno edisi 10 Maret 1958
Wajah Bung Karno digambarkan begitu “menyeramkan”, dengan permukaan wajah yang “bopeng-bopeng” jauh dari penggambaran sosok yang tampan pada edisi tahun 1946. Demikian pula laporan di dalamnya.
Majalah Time edisi 10 Maret 1958 itu berisi propaganda dan sindiran negatif yang ditujukan kepada sosok Sukarno. Saat itulah Amerika mulai menunjukkan aksi tidak senangnya terhadap gaya kepemimpinan Sukarno yang sudah berhasil meraih simpati negara-negara yang baru merdeka (new emerging forces).
Karenanya, kutipan-kutipan yang ditampilkannya pun yang cenderung menyudutkan Bung Karno, dan melukiskan sosok Bung Karno yang arogan. Sebagai contoh, dikutip kata-kata Bung Karno yang mengatakan, bahwa dialah penyambung lidah rakyat. Bahkan rakyat akan makan batu, kalau Sukarno yang menyuruh (“Don’t you know that I am an extension of the people’s tongue” and “The Indonesian people will eat stones if I tell them to.”)
Sebuah kutipan yang sangat mendiskreditkan Bung Karno, dan bertolak belakang dari realita, bahwa Sukarno adalah presiden yang sangat dekat dengan rakyat, sangat dicintai rakyat, dan sejak muda mendedikasikan hidupnya bagi persatuan Indonesia, bagi kemerdekaan Indonesia.

Soeharto edisi 15 Juli 1966

Saat situasi politik di Indonesia sedang genting, majalah Time menampilkan gambar Soeharto sebagai covernya. Gambar pada cover itu menampilkan Soeharto mengenakan pakaian militer lengkap dengan topi berbintang satu. Soeharto tampak sedang tersenyum khas dan karena senyumnya itu, dia disebut The Smilling General.

Majalah Time edisi 15 Juli 1966 juga memuat artikel berjudul “Vengeance with a Smile” yang berisi ulasan situasi terakhir politik Indonesia pasca gerakan 1 Oktober 1965. dalam artikel itu disebutkan, Soeharto, sang Jenderal yang selalu tersenyum itu, berhasil melucuti kekuasaan Soekarno. Dikatakan, setelah rezim lama tumbang, maka munculah rezim baru di bawah kekuasaan Soeharto, pemegang Supersemar.

Iwan Fals edisi 29 Apr 2002. Iwan Fals pun pernah dinobatkan menjadi salah satu pahlawan Asia oleh Majalah Times, karena pengaruhnya dan perjuangannya dalam menyuarakan suara hati rakyat kecil. Wajah iwan fals yang penuh harapan terpampang full dengan gitar di sisinya.

majalah time asia banyak menyoroti kekacauan-kekacauan yang ada di negara indonesia dari kerusuhan 1998, perang saudara di borneo, perang timor timur, dll..

Jokowi

Presiden terpilih Jokowi menjadi sampul majalah terkemuka di AS, TIME. Wajah Jokowi menghiasi halaman depan di edisi 27 Oktober ini. Sebuah tulisan besar terpampang jelas, ‘A New Hope’.

Seperti dikutip dari TIME, Kamis (16/10/2014), Jokowi disebutkan sebagai presiden yang menjadi harapan baru bagi Indonesia. Kepada wartawan TIME Hannah Beech yang mewawancarainya, Widodo begitu TIME menulisnya, menyebut bahwa orang-orang khawatir dengan dia karena selalu blusukan.

“Saya selalu mengecek. Saya ingin orang takut karena ada sidak, dan kemudian mereka akan mendengar instruksi,” jelas Jokowi.

“Ekspestasi orang-orang sangat tinggi. Itu berbahaya buat saya, jika saya tidak bisa mewujudkan apa yang mereka inginkan, apa yang saya janjikan,” tutur Jokowi kepada wartawan TIME.

TIME menulis bahwa Jokowi akan memimpin Indonesia, negara nomor empat dengan jumlah penduduk terbanyak. Sebuah negara demokrasi yang memiliki kekayaan alam melimpah dan negara dengan populasi muslim terbanyak di planet bumi. Jokowi menang dalam pemilihan presiden Juli lalu, mengalahkan Prabowo Subianto.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s