Heartbreak: Cara Mengatasinya

Semua manusia di bumi rasanya pernah mengalami heartbreak alias patah hati, minimal sekali dalam hidup. Mau sejantan, setegar, sekuat, se-macho, setangguh, dan sekokoh apa pun, pasti kalo kena heartbreak langsung jadi tahu putih. Lembek-lembek lepek.

Apa itu heartbreak? Itu adalah kondisi depresi akut yang timbul akibat kenyataan berbeda dengan harapan. Kasus umumnya adalah percintaan. Contoh: Pas deketin cewek lancar, mikir bakal jadian, tunangan, menikah, punya anak dua, anjing satu, kucing satu, rumah di daerah Bintaro; taunya cuma digantungin doang, terus doi cabut ama yang laen. Lo mamam tuh.

Kenapa heartbreak? Ya, kadang gue mikir kenapa mesti heartbreak? Kenapa kita nggak ikhlas, sabar, atau legowo aja? Jawabannya: KARENA KITA MANUSIA. Gue berani taruhan, lo semua yang ngomong sombong nggak pernah heartbreak itu cuma gengsi aja. Di depan pasang badan, pas sendirian mah mlenyah-mlenyeh juga. Yang bikin heartbreak beda itu cuma dua hal: yang suka nyebarin curhatan sama yang diem aja sendirian. Udah itu aja bedanya.

Cara mengatasi heartbreak karena cinta? Ada banyak cara. Dari yang wajar sampe abnormal, semua ada.

Kita mulai dari yang wajar dan sering dilakuin.

1. Tidur
Nih udah jadi pakem banget buat para veteran heartbreak. Mereka beranggapan kalo tidur nggak bakal kepikiran apa-apa dan pas bangun lupa semua. Lo pikir gampang ngelupain orang? Ya dicoba aja. Bebas.

2. Makan
Nah, ini salah satu cara yang paling boros. Gue sampe sekarang nggak nemu korelasi patah hati ama makan. Serius. Gue menyarankan kalo lo pake cara ini, makannya di restoran mahal. Kalo makan di warteg atau rumah, nggak bakal ngefek. Kenapa gitu? Lo makan di resto mahal, kalap apa aja diembat; seketika lo bakal lupa doi karena mikirin bayar makanannya ntar gimana. Mantap.

3. Nonton
Cara ini dijadiin pilihan karena berhubungan dengan hiburan. Namanya heartbreak pasti sedih, kalo sedih pasti butuh hiburan. Nontonnya juga milih-milih, jangan nonton drama Korea, yang ada lo makin manyun.

Cara berikutnya agak abnormal tapi cobain aja. Gpp~.

1. Beres-Beres Rumah
Cara yang ini bikin lo terdistraksi dari mikirin doi. Nyapu, ngepel, nyuci, dan berbagai pekerjaan rumah tangga lainnya. Tapi metode ini nggak cocok buat yang rumahnya seluas 1 hektar. Mending lo maen gaple aja di pos ronda.

2. Lari
Cara ini (kayaknya) menyehatkan. Lo lari, lo capek, lo tidur. Lari terus tidur, combo. Tapi cara ini nggak cocok buat lo yang gampang terbawa suasana. Bukannya menikmati ritme lari, lo malah ngebayangin muka dia, kenangan-kenangan waktu jalan bareng, dan rencana masa depan yang akan lo bangun bersamanya. Ya, pada akhirnya lo hanya lari dari kenyataan dan hidup dalam angan. LEMAH!!!

3. Curhat di Semua Jejaring Media Sosial
Metode anak zaman sekarang banget. Semua kontak di Line dan WhatsApp pada dikiriminmessage curhat satu per satu.”Gue sedih, deh.” Biasanya gitu opening-nya.

Atau ada juga yang update status dengan quote galau dari penulis atau tokoh terkenal.

“It would be a privilege to have my heart broken by you.”
– John Green, The Fault in Our Stars

“The heart was made to be broken.”
– Oscar Wilde

“Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang bertanya kenapa.”
– Sapardi Djoko Damono

Ya, apapun cara yang lo pake, semua kembali ke diri lo. Melupakan itu tak semudah mengingat, kadang bekasnya terlalu dalam untuk dikubur. Lo terima kenyataan dan semua akan kembali ke jalan yang benar.

sumber: apaan.co

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s