Mengenal Generasi X Y Z

“Kenapa ya anak-anak sekarang itu susah diatur. Dulu jaman kita seumurnya apa kata orang tua ya nurut-nurut aja, disuruh ya dijalanin, dilarang ya dijauhin. Kalo anak sekarang, mau disuruh atau dilarang pasti mereka tanya dulu : “Kenapa harus begitu?” , “Kenapa tidak boleh begini?” Kalau masuk akal menurut mereka, mereka akan diam dan melakukan apa yang kita minta. Tapi kalau mereka merasa tidak masuk akal, mereka akan terus mencecar dengan pertanyaan-pertanyaan sampai mereka puas dengan jawaban yang kita berikan”

69413-20141205_165715

Sounds familiar dengan keluhan di atas? Ya, banyak yang menjadi orang tua saat ini mengeluhkan seperti yang ei ceritakan di atas.
Dan ternyata keluhan serupa terjadi juga di dunia kerja.
Tentang anak buah yang kalau disuruh banyak tanya, susah di atur, jam masuk kantor semaunya (walaupun sebenarnya mereka konsekuen dengan pulang lebih terlambat), terlalu sibuk dengan gadget di ruang meeting, kerjanya jarang serius, bercanda melulu, tapi anehnya semua tugas yang diberikan bisa selesai pada waktunya.

Sebelum kita membiarkan kekesalan memenuhi hati kita menghadapi kondisi kekinian di atas baik sebagai orang tua yang menghadapi kelakuan anak-anaknya atau karyawan yang harus berhadapan dengan anak buah/tim kerjanya, ei coba share tentang kelompok generasi ya.

Menurut hasil penelitian dan survey di belahan dunia barat sana, sudah ada banyak pembahasan mengenai adanya kelompok-kelompok generasi.
Diambil dari berbagai sumber, generasi-generasi itu adalah :

  1. Lost Generation – dikenal juga dengan “Generation of 1914” di Eropa.
    Mereka adalah orang yang berjuang di dalam Perang Dunia Pertama.
  2. Greatest Generation
    Dikenal juga dengan “G.I. Generation” – lahir sekitar tahun 1901-1924
    Mereka adala yang berjuang di dalam Perang Dunia Kedua.
  3. Silent Generation
    Dikenal juga dengan “Children of the Great Depression” – lahir dari tahun 1925 hingga 1945.
  4. Baby Boomers
    Lahir selepas Perang Dunia Kedua dari tahun 1946 hingga 1964.
    Dinamakan begitu pada masa ini generasi muda sudah berani untuk memiliki banyak keturunan. Dilihat sebagai generasi yang “mewah” kerana lahir di dalam keadaan ekonomi yang lebih baik dari generasi sebelumnya.
  5. Generation X
    Dikenal juga dengan 13th Generation dan Baby Busters – lahir di penghujung 1960-an hingga awal 1980-an (tidak lebih dari 1982)

    • Generasi yang mampu beradaptasi,
    • Mampu menerima perubahan dengan baik dan dikatakan generasi yang tangguh.
    • Memiliki karakter mandiri dan loyal.
      sangat mengutamakan citra, ketenaran dan uang.
    • Cepat beradaptasi, mandiri dan pekerja keras.
    • Kekurangannya adalah selalu menghitung kontribusi yang telah diberikan perusahaan terhadap hasil pekerjaannya
  6. Generation Y
    Disebut juga dengan Millenium Generation, Generation Next, Net Generation, Echo Boomers – lahir pada penghujung 1970-an hingga awal 2000

    • Pola komunikasinya sangat terbuka dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Generasi-generasi sebelumnya suka menuduh dengan sebutan tidak tahu tata kram. Mereka juga pemakai media sosial yang fanatik dan kehidupannya sangat terpengaruh dengan perkembangan teknologi lebih terbuka dengan pandangan politik dan ekonominya sehingga mereka terlihat sangat reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya. Lebih concern terhadap ‘wealth’. Pada saat muda, Generasi Y ini sangat tergantung pada kerja sama kelompok. Pada saat mereka mulai dewasa mereka akan berubah menjadi orang-orang yang akan lebih bersemangat apabila bekerja secara berkelompok terutama di saat-saat krisis. Pada saat paruh baya, mereka akan semakin energetik, berani mengambil keputusan dan kebanyakan mereka mampu menjadi pemimpin yang kuat. Pada saat mereka tua, mereka akan menjadi sebagai sekelompok orang tua yang mampu memberikan kontribusi dan kritikan kepada masyarakat

 

  • Generation Z
    Disebut juga dengan Generation I, Internet Generation, Generation Text – lahir dari awal 1990-an sampai 2010
    Generasi ini lahir dan membesar dengan teknologi Internet. Bill Gates menyebut generasi ini sebagai Generasi I, Information. Terjemahannya kurang lebih seperti di bawah ini :
    “Saya mulai berfikir bahwa anak-anak yang lahir 10 tahun terakhir sebagai Generation I, generasi Internet. Akibat dari berinternet terus menerus tidak akan terasa oleh kita melainkan oleh mereka. Mereka tidak akan memiliki kenangan hidup tanpa internet. Mereka akan merasa aneh dengan rekaman album kita, karena bagi mereka, musik adalah sesuatu yang dengan mudah bisa diunduh dari Web ke komputer mereka dan mereka bisa menyusun dengan tepat lagu-lagu yang ingin mereka dengarkan. Dan Ketika buku belum menghilang, membaca sebuah novel secara online tidak akan menjadi hal yang aneh. Generasi I akan mampu untuk memahami internet lebih dalam dari apa yang kita ketahui saat ini. Generasi baru ini akan menjadi agen perubahan seiring dengan perluasan manfaat internet di bidang pendidikan, penelitian ilmiah dan aplikasi bisnis yang bahkan tidak terbayangkan oleh kita.”

 

  • Generasi A (Alpha)
    Lahir pada kisaran tahun 2011 – 2025
    Ei belum sempat menemukan sumber tulisan yang sangat akurat mengenai Generasi A ini.
    Kalau ada yang sudah menemukannya duluan, silahkan info ei ya

 

Sebenarnya tidak mutlak bahwa seseorang akan memiliki karakteristik seperti kelompok generasi yang disebutkan di atas berdasarkan tahun kelahirannya. Tentunya bagaimana orang tuanya mendidik dan lingkungan dimana dia tinggal juga memberikan pengaruh terhadap karakteristik yang dia miliki. Tapi boleh jadi dia tetap memiliki salah satu dari karakteristik generasi di atas atau bahkan gabungan dari beberapa diantaranya.
Contohnya, ada teman ei yang berdasarkan tahun kelahirannya dia termasuk generasi Y. Tapi dalam pola berpikir, sikap dan tindakan sehari-hari sangat mencerminkan generasi X.

Sangat dimungkinkan perbedaan generasi di suatu lingkungan akan membuat suasana yang tidak menyenangkan jika tidak dibarengi dengan pengetahuan dan pengertian terhadap karakteristik dari masing-masing generasi.
Orang tua dengan anak, bisa jadi berbeda 1-2 generasi. Team Leader dengan Team member di kantor bisa berbeda 1 generasi. Pun asisten rumah tangga kita di rumah bisa beda 1 generasi dengan kita entah lebih tua atau lebih muda (ibu-ibu pasti banyak yang manggut-manggut

Seperti kata pepatah lama, tak kenal maka tak sayang. Sebelum kita menjatuhkan penghakiman terhadap yang berbeda generasi dengan kita, tidak ada salahnya kita memperkaya diri dengan informasi tentang generasi dan karakteristiknya. Mungkin yang ei sampaikan di sini masih kurang lengkap, silahkan cari dari sumber lain yang sudah bertebaran di Internet. Jika sudah mengenal karakternya, kita bisa memperlakukan mereka lebih tepat dan perlakuan kita memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan *iya ngga?, iya aja deh ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s