Mengurus Paspor Lewat Aplikasi Paspor Online

Terobosan baru kembali dirilis oleh pemerintah Republik Indonesia, kali ini melalui jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi akan melakukan uji coba sebuah aplikasi dan juga kebijakan baru. Aplikasi berbasis Android ini dapat di download gratis di Google Play Store. Selain itu juga merilis kebijakan baru yaitu pemberian kemudahan prosedur dan persyaratan penggantian paspor biasa serta inovasi WhatsApp Gateway Service (WAGS).

Aplikasi yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Imigrasi ini bernama Antrian Paspor. Melalui aplikasi ini diharapkan nantinya akan memudahkan para pemohon paspor sehingga tidak perlu lagi melakukan antrian secara langsung di Kantor Imigrasi. Kebijakan baru juga diterapkan yaitu pemberian kemudahan prosedur serta persyaratan pergantian paspor biasa yang merupakan kebijakan untuk menciptakan birokratif yang efektif dan efisien.

uji-coba-aplikasi-antrian-paspor-1

Tujuannya adalah penyederhanaan tahapan birokrasi dalam penerbitan paspor biasa melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM). Dengan kebijakan ini diharapkan bahwa dalam penggantian paspor biasa 48 halaman dan 24 halaman yang diterbitkan sejak tahun 2009 dapat dilakukan hanya dengan mensyaratkan paspor lama dan Kartu Tanda Penduduk.

uji-coba-aplikasi-antrian-paspor-2

WhatsApp Gateway Service (WAGS) menjadi inovasi berikutnya yang akan diujicobakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. WAGS menjadi jembatan komunikasi antara petugas imigrasi dan pemohon paspor terkait dengan proses penerbitan paspor. Uji coba aplikasi dan pelaksanaan kebijakan baru ini akan dilakukan pada tanggal 16 Mei 2017 bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan. Khusus untuk kebijakan kemudahan penggantian paspor, ujicoba terhadap layanannya adalah paspor yang sebelumnya dikeluarkan oleh kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan.

  1. Menerapkan Aplikasi berbasis android yang menjadi inovasi Imigrasi, Kementrerian Hukum dan Ham, diberi nama aplikasi Antrian Paspor online, yang memberikan kemudahan kepada pemohon paspor sehingga tidak perlu melakukan antrian secara langsung di Kantor Imigrasi
  2. Menerapkan Aplikasi WhatsApp Gateway Service (WAGS) menjadi inovasi yang akan menjadi jembatan komunikasi antara petugas imigrasi dengan pemohon paspor terkait dengan proses penerbitan paspor, utamanya pemberitahuan kepada pemohon bahwa paspor telah selesai
  3. Imigrasi juga memberikan kemudahan prosedur dan persyaratan penggantian paspor yang merupakan kebijakan untuk memangkas birokrasi agar efektif dan efisien. Tujuannya adalah menyederhanakan tahapan birokrasi dalam penerbitan paspor melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), dengan hanya mensyaratkan KTP dan paspor lama.Penggantian paspor diselesaikan dalam jangka waktu 1 (satu) hari sejak dilakukan pembayaran.

Implementasi kebijakan ini merupakan bagian dari renstra 2015-2019 dan target kinerja 2017 Ditjenim yang akan menggunakan teknologi informasi dalam pelayanan Keimigrasian, Khususnya permohonan Paspor. Selanjutnya kebijakan ini akan diimplementaskan secara bertahap di beberapa kantor Imigrasi dan kemudian di seluruh Kantor Imigrasi di Indonesia.Diharapkan dengan inovasi ini masyarakat pemohon paspor mendapatkan kenyamanan dan kemudahan pelayanan Keimigrasian. Kamu bisa mencoba aplikasi ini dengan download di https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.imigrasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s